RSS

Chapter 8_Tracking Mangrove & Ujung Gelam

18 Jan

Balada terdampar sesaat di Karimunjawa…. begitu mungkin tepatnya..🙂 Ini adalah hari ke-4 berada di pulau cantik ini….  27 Desember 2011….

Sebenarnya beberapa hari sebelumnya kami semua sudah mendapatkan kabar yang cukup membuat hati gundah gulana…. *lebaayyy….* gimana ga was-was… hari kedua di Karimunjawa kami mendapat kabar bahwa KMP Muria dari Jepara yang hendak berangkat ke Karimunjawa ternyata berbalik arah dan mengurungkan keberangkatannya karena faktor cuaca. Dampaknya banyak wisatawan yang akan berangkat ke Karimunjawa akhirnya tertahan di Jepara dan wisatawan yang akan pulang ke Jepara pun tertahan di Karimunjawa. Bahkan Nahkoda kapal yang setiap hari mengantar kami, Pak Yasin, pernah berkata kepada kami ““Mbak ini nekat sih, kalo bulan Desember mending jangan kesini. Bahaya….. Lain kali kesininya sekitar bulan Ferbuari atau Oktober saja ya” .

Puncak kejadiannya di hari keempat, pagi seharusnya kami diadwalkan  pulang dengan KMP Muria menuju Jepara pukul 08.00 pagi menjadi tertunda. Sejak malam sebelumnya kami sudah gelisah karena seharusnya kapal tersebut sudah sampai di Karimun pada sore hari. Tungguuu..tungguuuu dan tungguuuu…..hingga malam hari pukul 23.00 dipastikan kapal tersebut tidak jalan karena hujan sangat lebat, angin barat yang kencang dan gelombang cukup tinggi malam itu. kami semua menjadi panik, segala alternatif moda transportasi dipikirkan agar bisa pulang secepatnya dengan selamat. Tapi kenyataannya…. tak ada yang bisa memastikan kapan KMP Muria bisa berangkat dari Jepara dan kami hanya bisa pasrah menunggu kedatangannya di dermaga Karimunjawa…

ready for tracking mangrove

Untuk mengurangi rasa panik,bersama-sama kami memutuskan untuk mengunjungi Ujung Gelam via darat. Salah satu pulau yang seharusnya kami kunjungi kemarin setelah menikmati Pulau Cemara Besar (ada di Chapter 7🙂 ), kunjungan kami pada saat itu batal karena langit tiba-tiba mendung, dan memberi pertanda bagi kami untuk segera mengakhiri petualangan hari ketiga.

Kami menuju Ujung Gelam dengan menaiki mobil minibus, untuk menuju kesana kurang lebih sekitar 30 menit. Katanyaaaa….kalau kita ke Ujung Gelam via laut, dengan waktu tempuh yang sama tapi pemandangan yang kita dapat akan jauuuuh lebih sempurna.

Naah…sebelum ke Ujung Gelam, kami singgah di Taman Nasional Hutan Mangrove yang berada di Dusun Kemujan. Untuk pertama kalinya saya berwisata ke lokasi seperti ini..

Taman Nasional Hutan Mangrove

hmmmm…. ternyata menarik juga lhooooo…. Hutan Mangrove seluas 10,5 hektar kami susuri melalui jalur tracking sepanjang 2 kilometer. Here’s the pic….

 

Ini dia hutan mangrove nyaa…. tracking dengan papan kayu yang berwarna coklat tua adalah tracking lama sedangkan pic yang paling kanan adalah tracking baruuuu… papannya masih berwarna kemerahan.

 

hmmmm….dan berikutnya adalah pemandangan mangrove yang langsung mengarah ke laut🙂

Setelah cukup menikmati keindahan mangrove, kami pun melanjutkan tujuan kami ke Ujung Gelam.

peta ujung gelam

Ujung Gelam,  memiliki hamparan pasir putih dan air laut yang berwarna hijau kebiruan, berpadu dengan pohon kelapa yang melambai . Tempat ini menjadi salah satu spot pulau Karimunjawa yang menjadi salah satu favorit bagi para backpacker lokal maupun mancanegara dan merupakan spot cantik untuk berfoto.. *narsiiisss…😀

@Ujung Gelam

Sudah pasti yang kami lakukan adalah menyusuri pantainya… tak jauh dari pantai ternyata ada warung makan.. hmmmm…pas waktunya dengan makan siang, langsung kami duduk-duduk di warung itu… saya memesan 2 bungkus mie goreng instan…(kalap…kalaparaaan…) dan air kelapa muda yang kelapanya langsung ambil dari pohonnya… fresh from the tree… begitulah judulnyaa…

Harap-harap cemas kami akan kabar KMP Muria pun berakhir… disini kami mendapatkan kabar bahwa kapal KMP Muria telah berhasil merapat ke Karimunjawa sekitar pukul 13.00 dan sekarang sedang bersiap untuk berangkat mengantarkan kami semua ke Jepara. Kami pun segera bergegas untuk kembali ke base camp mengambil perlengkapan kami dan  Alhamdulillah….  pukul 14.00 kami akhirnya menaiki kapal KMP Muria dan pukul 14.30 kapal pun berangkat menuju Jepara. Cuaca cerah, ombak yang bersahabat membuat kapal yang biasanya di istirahatkan untuk beberapa saat sebelum mengantarkan wisatawan pulang pada akhirnya langsung kembali ‘melaut’. Karena kalau tidak langsung berangkat, bisa-bisa akan terjadi penumpukan wisatawan di karimun. Akhirnya, tepat pukul 21.00 kami merapat di pelabuhan Kartini Jepara…. Mbak Adel dijemput oleh temannya dan melanjutkan trip ke kudus, tante yuli dan mbak hanny melanjutkan pulang ke Bandung menggunakan mobil sewaan, dan saya nebeng mobil sewaan mbak hanny sampai ke Semarang….numpang nginep di rumah teman SMP saya… Rere Mak e Dhia…. (hahahhaa…. makasih yo mak… udah dikasi tumpangan nginep plus dapet sarapan pagi pulaaaa… ) dan pagi harinya saya melanjutkan trip berikutnya…. DJOGJAAAAA……..

LOVE to VISIT INDONESIA

miraYAmira

 
Leave a comment

Posted by on January 18, 2012 in Karimunjawa, Travelling

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: