RSS

Day 2_1# Pura Taman Ayun

22 Oct

Liburannya kapaaan… ditulisnya kapaaan… ^_^ *maapkaaaan…. ceritanya balada langsung masuk kuliah lagi dan harus nyiapin proposal thesis… jadi yaaa… begitulaaaah, sekali lagi maap yaaaaa…*

Hari kedua trip kami di pulau dewata, pagi-pagi sekali dari jam 1/2 8 bli Surya sudah siap sedia menjemput kami di fave hotel tempat kami menginap…

Fave Hotel Denpasar, Bali.. recommended.. kebetulan saya harga dapat diskon *like thiisss*.., berada di pusat kota, ada kolam renangnya, breakfast nya enak, plus starbucks juga ada disiniiii ^_^

Lokasi wisata yang pertama dituju adalah Pura Taman Ayun. Pura Taman Ayun telah ditetapkan PBB sebagai salah satu warisan Budaya Dunia (WBD). Letaknya berada di Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, kira-kira sekitar 18km dari Denpasar.

me n my kids n my mom😀

Pura Taman Ayun dalam bahasa Bali Kuno artinya “Kuil di tengah taman yang indah” . Area pura ini sangatlah luas, terbagi menjadi pelataran luar dan pelataran dalam

gerbang masuk komplek pura taman ayun

Kompleks Pura terbagi menjadi 4 halaman yang berbeda, yang satu lebih tinggi dari yang lainnya. Halaman pertama disebut dengan Jaba yang bisa dicapai hanya dengan melewati satu-satunya jembatan kolam dan pintu gerbang.

Begitu masuk di sana ada tugu kecil untuk menjaga pintu masuk dan di sebelah kanannya terdapat bangunan luas (wantilan) dimana sering diadakan sabungan ayam saat ada upacara. Di halaman ini, juga terdapat tugu air mancur yang mengarah ke 9 arah mata angin.

Sambil menuju ke halaman berikutnya, di sebelah kanan jalan terdapat sebuah komplek pura kecil dengan nama Pura Luhuring Purnama.

Areal ke tiga atau Halaman ke dua, posisinya lebih tinggi dari halaman pertama untuk masuk ke halaman ini, pengunjung harus melewati pintu gerbang kedua.

Begitu masuk, pandangan akan tertuju pada sebuah bangunan aling-aling Bale Pengubengan yang dihiasi dengan relief menggambarkan Dewata Nawa Sanga, (9 Dewa penjaga arah mata angin).

Di sebelah timur halaman ini ada satu pura kecil disebut Pura Dalem Bekak, sedangkan di pojok sebelah barat terdapat sebuah Balai Kulkul menjulang tinggi. Areal ke empat atau halaman terakhir adalah yang tertinggi dan yang paling suci.

Balai Kulkul terletak pada sudut depan pekarangan pura, atau banjar. Kulkul sendiri adalah nama alat bunyian yang pada umumnya terbuat dari kayu, merupakan peninggalan para leluhur. Kulkul di daerah lain lazim disebut dengan nama kentongan, dan benda ini telah menjadi alat komunikasi tradisional masyarakat di Indonesia.

kulkul = kentongan nya Bali

hmmm….mari kita naik ke balai kul kul, kita bisa menikmati keindahan Taman Pura Ayun dari atas….

Pintu Gelung yang paling tengah akan dibuka di saat ada upacara, tempat ke luar masuknya arca dan peralatan upacara lainnya

pintu gelung

Sedangkan Gerbang yang di kiri kanannya adalah untuk keluar masuk kegiatan sehari-hari di pura tersebut. Halaman ini terdapat beberapa meru menjulang tinggi dengan berbagai ukuran dan bentuk Tiga halaman dari Pura ini melambangkan tiga tingkat kosmologi dunia, dari yg paling bawah adalah tempat / dunianya manusia, ke tingkat yang lebih suci yaitu tempat bersemayamnya para dewata, serta yang terakhir melambangkan Sorga tempat berstananya Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber data dapat dari cerita pemandu kami Bli I Gusti Ngurah Surya dan kroscek data di http://www.babadbali.com/pura/plan/tmnayun.htm

sightseeing BaLi….jangan lupa untuk mampir kesini yaaa….

LOVE to VISIT INDONESIA

miraYAmira

 
Leave a comment

Posted by on October 22, 2012 in Bali, Travelling

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: