RSS

Day 2_3# Alas Kedaton

27 Oct
entrance alas kedaton (sumber gambar: cari di mbah gugel… heuuu… kok saya lupa motret entrance ini yaa >.<

Destinasi berikutnya adalah Alas Kedaton, sebuah hutan kecil yang menurut data yang ada adalah seluas 12 hektar dimana didalamnya terdapat kurang lebih 300 monyet yang hidup bebas berkeliaran.

Pura Dalem Kahyangan Kedaton

Alas Kedaton terletak sekitar 25km arah barat laut dari kota Denpasar.  Tepatnya berada di Desa Pakraman Kukuh, Tabanan, Bali. Di dalam alas ini terdapat sebuah pura bernama Pura Alas Kedaton. Pura yang sangat unik karena memiliki pintu masuk dari 4 arah, pintu barat merupakan pintu utama, pintu lainnya dari arah timur, utara, dan selatan yan kesemuanya menuju ke halaman tengah pura.

Pura Dalem Kahyangan Alas Kedaton

bagian dalam Pura Alas Kedaton

Ketika memasuki area parkir Alas Kedaton, sudah langsung disambut monyet-monyet Alas Kedaton yang banyak berkeliaran di pelataran parkir dan mereka sangatlah jinak.

three little monkey jumping on the tree

Setelah membeli tiket masuk masuk, kita akan diantar oleh guide yaitu seorang ibu yang dengan ramah akan mengantar berkeliling Alas Kedaton sambil memberikan penjelasan mengenai seluruh isi Alas Kedaton sambil kita melihat-lihat pemandangan alam sekitar. Harus kenalan sama pemandunya yaaa…, pemandu saya bernama Ibu Galuh.

“haiiii…”

Oleh Ibu Galuh, kami pun diajak berkeliling. Beliau cukup komunikatif menerangkan tentang pura dan segala apa yang ada disni. Selain monyet, ternyata di dalam Alas Kedaton juga terdapat binatang jinak lainnya, kelelawar-kelelawar besar hidup dilepas bebas bergelantungan di pepohonan.

kelelawar narsis… langsung action pamer sayap lebarnya pas mau di foto :p

Hutan yang mengelilingi alas kedaton memiliki pohon-pohon yang menjulang tinggi, dan beberapa pohon terlihat tumbuh dengan tidal selayaknya nya pohon menjulang tinggi lurus keatas tapi entah karena apa beberapa pohon tumbuh terpilin (foto sebelah kanan).. awalnya saya kira itu akar pohon, tapi ketika bertanya ke pemandu ternyata bukan… memang pohon yang terpilin tapi mengapa begitu mereka pun tidak mengetahuinya.

pohonnya tumbuh kemana-mana.. dan tetap dibiarkan alami..

Lelah berkeliling, sambil istirahat kita bisa duduk-duduk di bale-bale yang tersedia di taman tengah. Tentu saja bisa sambil melihat monyet-monyet yang lari kesana kemari, loncat sana loncat sini…

rehat sejenak… capek keliling2😀

Kadang-kadang si monyet suka sok kenal juga sama pengunjung lhoooo.. :p *ga tau nih… sebenernya yang pengen kenalan monyetnya atau pengunjungnya???… >.<…wkwkwk…*

“kenalan doooonk…”

Selesai berkeliling kita bisa melihat-lihat souvenir di toko-toko cinderamata yang banyak terdapat disini. Bermacam macam jenis jualannya dari kaos-kaos, barang seni, dll.

salah satu toko cinderamata di alas kedaton

Kata ibu Galuh, toko cinderamata di Alas Kedaton ini ada lebih dari 200 toko, toko beliau kalau tidah salah nomor 155 apa yaa… *lupa lagih*.. setiap hari penjaga toko ada shift untuk menjadi pemandu wisatawan yang datang ke Alas Kedaton, dan ketika itulah mereka berkesempatan membawa sang wisatawan untuk mampir melihat toko dan berharap wisatawan tertarik untuk membeli cinderamata di toko mereka.

bersama ibu galuh, pemandu saya sewaktu di alas kedaton dan salah satu penjaga toko cinderamata yang ada disini.

Kalau dalam 1 hari tidak sampai 200 pengunjung maka mereka harus menunggu giliran di hari berikutnya untuk sampai di nomor urut tokonya dan mendapatkan pengunjung untuk diantar kedalam dan diajak ke toko mereka. hmmm…berat juga yaa…Akhirnya di toko yang dijaga ibu Galuh ini saya membeli satu stel baju gambar monyet tentu sajaaa >.< untuk my ‘LiL iLLie dan tempelan kulkas dari kayu berbentuk leak, kemanapun saya pergi ini yang selalu saya buru… tempelan kulkas.. cinderamata murah meriah tapi banyak menyimpan cerita didalamnya karena asli dibeli langsung dari tempatnya🙂

Sudah mendekati sore ketika saya berada disini….
Sekarang cabcuuuuusss hyuuuukkk…setelah ini kita akan berburu sunset di TANAH LOT…

LOVE to VISIT INDONESIA

miraYAmira

 
Leave a comment

Posted by on October 27, 2012 in Bali, Travelling

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: